GeoTextile Woven
(GeoWoven)

Apa itu GeoWoven?

Geotextile Woven / Geowoven adalah produk geosintetik andalan KTG Indonesia berupa anyaman pita slit-film polipropilene (PP) berkekuatan tinggi dan memperoleh sertifikat TKDN.

Dalam produksinya, Geowoven mengutamakan material komponen dari dalam negeri hingga mampu memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) oleh Kementerian Perindustrian dengan persentase lebih dari 45%*.

Sekilas tentang Geotextile Woven

Geowoven umumnya digunakan dalam tanah sebagai separasi antar material berbeda namun masih dapat dilalui air. Dapat pula digunakan sebagai perkuatan bangunan pada tanah lunak serta sebagai penutup material urugan yang jelek kualitasnya.

Pada aplikasi jalan raya, Geowoven dapat dipasang antara tanah dasar dan lapis pondasi bawah yang berfungsi meningkatkan kapasitas dukung tanah dasar sehingga mengurangi tebal komponen perkerasan jalan dan mencegah retak reflektif.

Fungsi GeoWoven:

  • Melindungi permukaan tanah dari erosi air.
  • Menjaga struktur tanah.
  • Mengamankan kelembapan tanah.
  • Menghambat pertumbuhan gulma.
  • Memperbanyak sinar matahari yang diserap.
  • Mengurangi penguapan pupuk.
  • Mengurangi aliran air yang berada di permukaan.
  • Mengurangi penguapan air dan transpirasi dari tanaman.

Aplikasi Geowoven:

  • Proyek konservasi air dan perlindungan bendungan
  • Proyek jalan dan perlindungan lereng
  • Proyek penguatan landasan kereta api
    Lapisan tepi sungai dan saluran irigasi
  • Proyek rembesan waduk dan proyek konsolidasi

Spesifikasi GeoWoven

Material
  • Polyprophilena (PP)
  • Carbon Black UV
Standar

Gosynthetic Research Institute GT13A

TKDN

45.85 % + BMP 2,1 %

Warna

Hitam

Sertifikat Produk/Merk

BRM2150A Tgl. 8 September 2021

Variasi Ukuran Geotextile Woven (Geowoven)
  • 200 gsm (6 x 50 meter)
  • 250 gsm (6 x 50 meter)​
Fungsi Geowoven
  • Separator (Pembatas Non-Kedap Air)
  • Embung Air Baku
  • Perkuatan Tanah Timbunan
  • Sand Bag
  • Perkuatan Jalan
  • Perkuatan Lereng

Keunggulan Geowoven

Kuat

Diproduksi dengan Standar Internasional dan terbukti di berbagai jenis pemasangan.

Material Murni

 

Diproduksi dengan Standar Internasional dan terbukti di berbagai jenis pemasangan.

Anti Getas

 

Diproduksi dengan Standar Internasional dan terbukti di berbagai jenis pemasangan.

Geotextile Woven vs Geotextile Non Woven

Geotextile adalah salah satu jenis geosintetik yang dibedakan menjadi dua jenis, yaitu geotextile woven dan geotextile non-woven. Kedua jenis geotextile ini memiliki fungsi dan bentuk yang berbeda. Bahan dasar pembuatan kedua geotextile ini biasanya polyesther atau polyprophilene.

Geotextile Woven
  • Tahan terhadap pancaran sinar UV.
  • Memiliki tingkat tensile strength atau kekuatan tariknya lebih tinggi dari non-woven, sampai sekitar dua kali lipat untuk gramasi atau berat per m² yang sama.
  • Mampu menahan beban yang cukup berat, karena pori-pori relatif rapat, sehingga tidak mudah dilewati air maupun cairan lainnya.
  • Lebih kuat dan tahan lama.
  • Dapat berfungsi sebagai separator (Pembatas Non-Kedap Air), embung air, penguat tanah timbunan, sand bag, penguat jalan, dan penguat lereng.
Geotextile Non-Woven
  • Tahan terhadap pancaran sinar UV
  • Bersifat permeable (dapat ditembus air)
  • Dapat digunakan sebagai separator, stabilitator, dan filtrasi.
  • Harga lebih ekonomis
  • Umumnya diproduksi dalam warna putih